⚖️ Proporsi & Rasio

Kalkulator Proporsi 2026

Selesaikan proporsi A:B = C:x, hitung dan sederhanakan rasio, konversi skala peta, dan gunakan aturan tiga untuk menyelesaikan soal perbandingan.

⚖️
Kalkulator Proporsi
ℹ️ Isi tiga nilai dan biarkan satu kotak kosong untuk dicari nilainya. Proporsi: A / B = C / D → cari nilai yang tidak diketahui.
:
=
:
Nilai yang Dicari
Proporsi
Metode silang (cross-multiply)
Verifikasi A/B
Verifikasi C/D
Rasio Sederhana
A
B
Rasio A:B (awal)
Rasio disederhanakan
A sebagai % total
B sebagai % total
A : B dalam desimal
💰 Bagi Total Sejumlah dengan Rasio Ini
ℹ️ Skala peta 1:50.000 artinya 1 cm di peta = 50.000 cm (500 m) di kenyataan.
1 :
cm
km
Jarak Nyata
kilometer
di Peta (dari nyata)
cm di peta
Skala
1 cm peta = ... di realita
Jarak peta input
Jarak nyata
Jarak nyata (meter)
ℹ️ Aturan Tiga (Rule of Three): Jika A → B, maka C → ? Contoh: jika 5 pekerja menyelesaikan pekerjaan dalam 3 hari, berapa hari untuk 8 pekerja?
Makin besar A, makin besar B
D = ?
Jenis
Rumus
Perhitungan
Hasil D
Simulasi Skala Resep & Campuran Simulasi Interaktif

Ubah porsi resep atau skala campuran secara proporsional. Masukkan bahan-bahan, lalu ubah jumlah porsi.

Porsi Asal
Porsi Target
📋
Skala Peta Umum
1:25.000
Detail lokal, hiking
1cm=250m
1:50.000
Peta topografi
1cm=500m
1:100.000
Peta kabupaten
1cm=1km
1:500.000
Peta provinsi
1cm=5km
1:1.000.000
Peta negara
1cm=10km
💡
Contoh Penggunaan
🍳Resep masakan — proporsi bahan untuk 4 orang disesuaikan ke 7 orang menggunakan aturan tiga
🗺️Jarak peta — ukur jarak di peta dengan penggaris, konversi ke km nyata
💵Bagi warisan — rasio 2:3:5 dari total Rp 100 juta = Rp 20 jt : Rp 30 jt : Rp 50 jt
⚗️Campuran kimia/cat — proporsi komponen A:B harus dijaga agar hasil konsisten

Apa Itu Proporsi dan Cara Menghitungnya?

Proporsi adalah pernyataan bahwa dua rasio bernilai sama: A/B = C/D. Ini berarti perkalian silang (cross-multiplication) berlaku: A×D = B×C. Misalnya, 3/4 = 9/x → 3×x = 4×9 → x = 12. Proporsi digunakan di mana pun ada hubungan "makin banyak A, makin banyak B" — dari resep masakan hingga kalkulasi teknik.

Ada dua jenis proporsi: berbanding lurus (A naik, B naik — contoh: kecepatan dan jarak) dan berbanding terbalik (A naik, B turun — contoh: lebih banyak pekerja, waktu lebih singkat). Aturan Tiga (Rule of Three) adalah teknik paling praktis untuk menyelesaikan masalah proporsi sehari-hari: jika diketahui A→B, maka untuk nilai C berapakah D?

Rasio dan Cara Menyederhanakannya

Rasio menyatakan perbandingan dua atau lebih nilai. Rasio 15:25 dapat disederhanakan dengan membagi keduanya dengan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar): FPB(15,25)=5, sehingga 15:25 = 3:5. Rasio sederhana lebih mudah dipahami dan digunakan dalam perhitungan selanjutnya.

Rasio tiga bagian (misalnya pembagian warisan 2:3:5) berarti total dibagi 10 bagian — pihak pertama mendapat 2/10, kedua 3/10, ketiga 5/10 dari total. Ini sangat berguna untuk pembagian keuntungan bisnis, campuran material bangunan, atau distribusi anggaran.

Skala Peta dan Konversi Jarak

Skala peta ditulis sebagai perbandingan, misalnya 1:50.000 artinya 1 cm di peta = 50.000 cm = 500 m di lapangan. Untuk menghitung jarak nyata, ukur jarak di peta dengan penggaris lalu kalikan dengan angka skala. Ini adalah aplikasi proporsi berbanding lurus yang paling sering digunakan dalam geografi dan navigasi.

Peta topografi Indonesia yang diterbitkan Badan Informasi Geospasial (BIG) umumnya menggunakan skala 1:25.000 (detail) hingga 1:250.000 (regional). Untuk keperluan navigasi GPS saat ini, pemahaman skala peta tetap penting terutama saat membaca peta cetak di lapangan.

Aplikasi Proporsi dalam Kehidupan Sehari-hari

Proporsi hadir di hampir setiap aspek kehidupan. Di dapur: resep untuk 4 orang ingin dibuat untuk 10 orang — semua bahan dikalikan 10/4 = 2,5×. Di bengkel: campuran cat membutuhkan rasio pigmen:thinner = 1:3 untuk warna tertentu. Di konstruksi: campuran beton semen:pasir:kerikil = 1:2:3 harus dijaga proporsinya agar kuat tekan terpenuhi.

Dalam bisnis: jika 3 pekerja menyelesaikan proyek dalam 10 hari (proporsi terbalik), berapa hari untuk 5 pekerja? Jawaban: 3×10/5 = 6 hari. Di keuangan: jika investasi Rp 10 juta menghasilkan Rp 1,5 juta per tahun, berapa yang dihasilkan investasi Rp 25 juta? Jawaban: 25/10 × 1,5 juta = Rp 3,75 juta.

Proporsi dalam Matematika dan Sains

Dalam matematika, konsep proporsi menjadi fondasi trigonometri (sin, cos, tan adalah rasio sisi segitiga), geometri sebangun (dua segitiga sebangun memiliki sisi-sisi yang proporsional), dan aljabar linear. Konstanta proporsionalitas k dalam persamaan y = kx menggambarkan laju perubahan antara dua variabel yang berbanding lurus.

Dalam kimia, stoikiometri adalah aplikasi proporsi untuk menghitung jumlah reaktan dan produk dalam reaksi kimia. Rumus molekul air H₂O berarti perbandingan atom H:O = 2:1 — untuk membentuk 18 gram air (1 mol) dibutuhkan tepat 2 gram H dan 16 gram O, tidak lebih tidak kurang.

FAQ Kalkulator Proporsi

Apa perbedaan proporsi berbanding lurus dan terbalik?
Proporsi berbanding lurus: jika A naik, B naik dengan rasio yang sama (A/B = tetap). Contoh: lebih banyak bahan bakar → lebih jauh perjalanan. Rumus: A₁/B₁ = A₂/B₂. Proporsi berbanding terbalik: jika A naik, B turun dengan perkalian tetap (A×B = tetap). Contoh: lebih banyak pekerja → waktu lebih singkat. Rumus: A₁×B₁ = A₂×B₂. Cara membedakan: tanyakan "jika X bertambah, apakah Y bertambah juga (lurus) atau berkurang (terbalik)?"
Bagaimana cara menyederhanakan rasio 12:18:24?
Cari FPB dari ketiga angka: FPB(12,18,24) = 6. Bagi semua dengan 6: 12/6 : 18/6 : 24/6 = 2:3:4. Cara cepat: faktorkan masing-masing (12=4×3, 18=6×3, 24=8×3) — ketiganya habis dibagi 6. Jika angkanya besar, gunakan algoritma Euclid: FPB(a,b) = FPB(b, a mod b) berulang sampai sisa = 0.
Berapa jarak nyata jika di peta skala 1:50.000 terukur 7,5 cm?
Jarak nyata = jarak peta × angka skala = 7,5 cm × 50.000 = 375.000 cm = 3.750 m = 3,75 km. Cara cepat: untuk skala 1:50.000, setiap 1 cm di peta = 500 m di lapangan. Jadi 7,5 cm × 500 m = 3.750 m = 3,75 km. Kalkulator di atas menangani konversi satuan secara otomatis.
Bagaimana membagi Rp 120 juta dengan rasio 3:4:5?
Total bagian = 3+4+5 = 12 bagian. Nilai 1 bagian = Rp 120 juta ÷ 12 = Rp 10 juta. Maka: pihak pertama = 3 × Rp 10 juta = Rp 30 juta, pihak kedua = 4 × Rp 10 juta = Rp 40 juta, pihak ketiga = 5 × Rp 10 juta = Rp 50 juta. Verifikasi: 30+40+50 = 120 juta ✓. Gunakan tab "Rasio" di kalkulator ini untuk menghitung otomatis.
Apa itu Aturan Tiga (Rule of Three)?
Aturan Tiga adalah metode menyelesaikan proporsi ketika tiga nilai diketahui dan satu dicari. Format: "Jika A → B, maka C → D". Untuk proporsi lurus: D = B × C / A. Contoh: jika 5 kg beras harganya Rp 70.000, berapa harga 8 kg? D = 70.000 × 8 / 5 = Rp 112.000. Untuk proporsi terbalik: D = A × B / C. Contoh: 4 mesin menyelesaikan pekerjaan dalam 15 hari, berapa hari untuk 6 mesin? D = 4 × 15 / 6 = 10 hari.
Bagaimana proporsi digunakan dalam skala gambar teknik?
Dalam gambar teknik, skala 1:10 berarti objek digambar 10× lebih kecil dari ukuran asli. Skala 2:1 berarti objek digambar 2× lebih besar (untuk komponen kecil). Cara menghitung: ukuran gambar = ukuran nyata × (angka kiri ÷ angka kanan). Contoh: komponen sepanjang 150 mm digambar dengan skala 1:5 → ukuran di gambar = 150 × (1/5) = 30 mm. Sebaliknya, jika gambar menunjukkan 30 mm skala 1:5, ukuran nyata = 30 × 5 = 150 mm.